NERAKA

NERAKA

dan siksa yang ada di dalamnya

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api Neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkanNya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan”.  (QS. At Tahrim: 6)

Dalam Al Qur’an banyak kita jumpai kata Naar (النار) yaitu Neraka, sedangkan yang dimaksud dengan Naar ialah panas yang murni atau bara api dan disebut pula api jahanam sebagaimana tercantum dalam surat Al Hajj: 72

Neraka adalah kampung akhirat, tempat kembalinya orang-orang kafir, musyrik dan munafik, yang penuh dengan beraneka macam siksaan. Bahan bakarnya adalah manusia, jin, dan batu. Penjaganya adalah malaikat pemarah.

Beriman kepada Neraka hukumnya wajib, sebagaimana wajibnya mengimani rukun iman dan rukun Islam. Mengingkarinya adalah kafir.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Dan peliharalah dirimu dari api Neraka, yang disediakan untuk orang-orang yang kafir”. (QS. Ali Imran: 131)

Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman: “Sesungguhnya Neraka jahanam itu (padanya) ada tempat pengintaian, lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas, mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya”. (QS. An Naba’: 21-23)

عُبَادَةُ بْنُ الصَّامِتِ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: مَنْ قَالَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَأَنَّ عِيْسَى عَبْدُ اللهِ وَابْنُ أَمَتِهِ وَكَلِمَتُهُ أَلْقَاهَا إِلَى مَرْيَمَ وَرُوْحٌ مِنْهُ وَأَنَّ الْجَنَّةَ حَقٌّ وَأَنَّ النَّارَ حَقٌّ أَدْخَلَهُ اللهُ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ الثَّمَانِيَةِ شَاءَ

Ubadah bin ash Shamit Radhiallahu ‘Anhu berkata, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Aku bersaksi tiada sesembahan yang haq kecuali Allah saja, tidak ada sekutu bagiNya dan sesungguhnya Muhammad itu itu hambaNya dan utusanNya, dan sesungguhnya Isa itu hamba Allah dan anak lelaki hamba perempuanNya, dan kalimatNya yang Ia sampaikan kepada Maryam dan Ruh dariNya, dan sesungguhnya Surga itu benar, dan sesungguhnya Neraka itu benar, maka Allah akan memasukkan dia lewat salah satu dari delapan pintu Surga yang Ia (Allah) kehendaki”. (HR. Muslim no.28)

LARANGAN MERASA AMAN DARI SIKSA NERAKA

Seorang mukmin hendaknya takut akan siksa Neraka. Tidak boleh sombong dan menganggap ringan siksaannya disebabkan seseorang itu mengandalkan amal baiknya lalu menjamin dirinya pasti masuk Surga.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk Surga, padahal belum dating kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang sebelum kamu?…” (QS. Al Baqarah: 214)

Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman: “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk Surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramua dan belum nyata orang-orang yang sabar” (QS. Al Baqarah: 214)

Alasan Allah melarang kita merasa aman dari siksa Neraka diantaranya adalah:

  1. 1.       Prinsip ini adalah prinsip Yahudi

“Dan mereka berkata: ‘Kami sekali-sekali tidak akan disentuh oleh api Neraka, kecuali selama beberapa hari saja’. Katakanlah: ‘Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan mengingkari janjiNya ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang kamu tidak ketahui’.” (QS. Al Baqarah: 80)

 

  1. 2.       Manusia tidak tahu apakah akhir hidupnya ia akan mati dalam Islam atau tidak

“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya taqwa kepadaNya, dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam” (QS. Ali ‘Imran: 102)

عَنْ سَهْلِ … فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم عِنْدَ ذَلِكَ إِنَّ الْعَبْدَ لَيَعْمَلُ عَمَلَ أَهْلِ النَّارِ وَإِنَّهُ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ وَيَعْمَلُ عَمَلَ أَهْلِ الْجَنَّةِ وَإِنَّهُ مِنْ أَهْلِ النَّارِ. اْلأَعْمَالُ بِالْخَوَاتِيْمِ

Dari Sahl (bin Sa’ad) Radhiallahu ‘Anhu… Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda pada waktu itu: “Sesungguhnya seorang hamba sungguh beramal amalan penghuni Neraka padahal ia sesungguhnya penghuni Surga, dan seseorang beramal amalan penghuni Surga padahal dia penghuni Neraka. (Sesungguhnya) amalan itu dilihat akhirnya”. (HR.Bukhari no.6233)

 

  1. 3.       Allah Subhanahu wa Ta’ala menegur hambaNya yang merasa aman dari siksaNya

“Maka apakah mereka merasa aman dari adzab Allah (yang tidak terduga-duga)? Tiadalah yang merasa aman dari adzab Allah kecuali orang-orang yang merugi” (QS. Al A’raaf: 99)

 

SIKSAAN BAGI PENDUDUK NERAKA

Sering kita jumpai dalam Al Qur’an ketika disebutkan tentang adzab selalu diperkuat dengan kata Syadiid yang berarti sangat keras, atau kata aliim yang berarti sangat sakit, atau penguat yang lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa siksaan di akhirat tidaklah seperti siksaan yang ada di dunia.

Sesungguhnya orang yang masuk di Neraka siksaannya disesuaikan dengan kejahatan yang dikerjakan. Tidaklah sama hukuman antara pelaku dosa besar dengan pelaku dosa kecil, bahkan boleh jadi Allah ringankan siksaannya karena kebaikan yang dilakukan oleh pelaku dosa besar tersebut.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menceritakan tentang siksaan yang paling ringan bagi penghuni Neraka dalam hadits

عَنْ أَبِيْ سَعِيْدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ إِنَّ أَدْنَى أَهْلِ النَّارِ عَذَابًا يَنْتَعِلُ بِنَعْلَيْنِ مِنْ نَارٍ يَغْلِيْ دِمَاغُهُ مِنْ حَرَارَةِ نَعْلَيْهِ

Dari Abu Sa’id Al Khudriy Radhiallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Sesungguhnya penghuni Neraka yang paling ringan siksanya adalah orang yang mengenakan dua sandal dari Neraka lalu mendidih otaknya karena sangat mencekam panas dua sandalnya”. (HR.Muslim no.211)

Diantara Siksaan Bagi Penduduk Neraka

  1. 1.       Bila kulit orang kafir telah hangus maka akan digantikan dengan kulit yang baru

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam Neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan adzab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (QS. An Nisaa’: 56)

  1. 2.       Kepala mereka disiram dengan air yang mendidih yang merusak perut dan kulit

“Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api Neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. Dengan air itu dihancurluluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit mereka”. (QS. Al Hajj: 19-20)

 

  1. 3.       Wajah mereka dibakar dengan bara api

“Wajah mereka dibakar api Neraka, dan mereka di dalam Neraka itu dalam keadaan cacat”. (QS. Al Mukminuun: 104)

 

  1. 4.       Bara api Neraka sampai membakar hati

“(yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan, yang (membakar) sampai ke hati”. (QS. Al Humazah: 6-7)

  1. 5.       Memakai baju dari ter

“Pakaian mereka adalah dari ter (pelangkin) dan wajah mereka ditutup oleh bara api Neraka”. (QS. Ibrahim: 50)

  1. 6.       Meraka diseret ke dalam Neraka di atas wajah mereka

“(Ingatlah) pada hari mereka diseret ke dalam Neraka di atas wajah mereka. (Dikatakan kepada mereka) ‘Rasakanlah sentuhan api Neraka’.”. (QS. Al Qamar: 48)

  1. 7.       Tangan mereka dibelenggu dan dirantai

“Ketika belenggu dan rantai dipasang di leher mereka, seraya mereka diserat ke dalam air yang sangat panas, kemudian mereka dibakar di dalam api”. (QS. Al Mukmin: 71-72)

  1. 8.       Dicambuk dengan cambuk dari besi

“Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi. Setiap kali mereka hendak keluar dari Neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (kepada mereka dikatakan): ‘Rasakanlah adzab yang membakar ini’.”. (QS. Al Hajj: 21)

  1. 9.       Minumannya seperti besi yang mendidih

“Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan wajah. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek”. (QS. Al Kahfi: 29)

  1. 10.   Diberi makan pohon zaqqum yang berduri yang menyumbat tenggorokan

“… benar-benar akan memakan pohon zaqqum”. (QS. Al Waqi’ah: 52)

“… dan makanan yang menyumbat di kerongkongan dan adzab yang pedih”. (QS. Al Muzammil: 13)

Dan masih banyak lagi siksaan yang harus dirasakan oleh penghuni Neraka.

Demikianlah perihal Neraka dan siksa yang ada di dalamnya, sesungguhnya tidak ada yang dapat menjamin seseorang terbebas dari siksa Neraka kecuali hanya Allah saja, maka hendaklah dalam menjalani kehidupan setiap manusia mengingat tempat kembalinya.

Maraji:

  • Al Qur’an dan terjemahannya
  • Majalah Al Furqon edisi 11 tahun IV Jumadil Awal 1426
  • Shahih Bukhari (e-kitab)
  • Shahih Muslim (e-kitab)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s