Tafsir ‘Abasa: 17-32

    Dari A’isyah Radhiallahu ‘anha ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: Orang yang membaca Al Qur’an dan ia pandai membacanya maka ia (akan dikumpulkan) bersama para utusan yang mulia dan berbakti (para rasul). Orang yang membaca Al Quran —Hisyam berkata, “Dan, ia merasa berat (sedih)”, kata Syu’bah, “Ia merasa payah “— maka baginya dua pahala.” Shahih: Shahih Abu Daud (1307); Muttafaq alaih. Abu Isa (at-Tirmidzi) berkata, “Hadits ini hasan shahih”. Shahih Sunan Tirmidzi No.2904

 

قُتِلَ الإنْسَانُ مَا أَكْفَرَهُ

17.  Binasalah manusia; alangkah amat sangat kekafirannya?

Kata “binasa” digunakan untuk mencerca seseorang karena tingkah lakunya. Adapun kata “manusia”pada ayat ini dikhususkan kepada orang-orang kafir, namun bisa juga diberlakukan secara umum kepada makhluk hidup jenis manusia, karena kebanyakan manusia kafir kepada Allah Ta’ala.

Dari Abu Sa’id Al Khudri Radhiallahu ‘Anh ia berkata; Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Allah Azza Wa Jalla pada hari kiamat berfirman: ‘Wahai Adam, lalu Adam berkata; ‘Aku penuhi panggilan-Mu dan kebahagian ada di tangan-Mu wahai Rabb. Lalu dikatakan dengan suara; Sesungguhnya Allah memerintahkan kepadamu untuk mengeluarkan dari keturunanmu ba’tsun naar (utusan-utusan ke neraka). Adam berkata; Ya Rabb, apa yang Engkau maksud Ba’tsunnar (utusan-utusan neraka) itu?) Allah berfirman: ‘Setiap seribu ambillah sembilan ratus sembilan puluh sembilan.'” Beliau bersabda: “Maka pada saat itu wanita yang hamil gugur kandungannya, anak kecil akan beruban, dan kamu melihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat kerasnya, (Al Hajj: 2).” hal itu sangat terasa berat bagi umat manusia, hingga wajah mereka berubah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sembilan ratus sembilan puluh sembilan itu adalah dari Ya’juj dan Ma’juj dan satu orangnya dari kalian.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kemudian bersabda: “Adapun kalian pada hari kiamat dalam bandingan seluruh manusia seperti selembar bulu hitam pada kulit sapi yang berwarna putih. Atau beliau mengatakan: seperti selembar bulu putih pada kulit sapi yang berwarna hitam. Dan sungguh aku berharap kalian menjadi seperempat dari penduduk surga? Maka kami (para sahabat) bertakbir. Kemudian beliau bersabda: aku berharap kalian adalah sepertiga dari penduduk surga, Maka kami (para sahabat) bertakbir. Kemudian beliau bersabda: “Sungguh aku berharap kalian adalah setengah dari penduduk surga.” para sahabat pun bertakbir kembali. (HR. Bukhari No. 4372)

 

Alangkah amat sangat kekafirannya?”, menunjukkan ketakjuban dan keheranan, yakni kekafiran manusia adalah sesuatu yang sangat besar, karena Allah telah melengkapi akal, mengutus para Rasul dan menurunkan kitab-kitab Suci, serta melengkapinya dengan segala yang diperlukan agar manusia beriman, namun demikian kebanyakan manusia masih saja kafir.

 

مِنْ أَيِّ شَيْءٍ خَلَقَهُ

18.  Dari apakah Allah menciptakannya?

Ini merupakan kata tanya yang berarti penegasan, karena setelah itu Allah Ta’ala menegaskan:

مِنْ نُطْفَةٍ خَلَقَهُ فَقَدَّرَهُ

19.  Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya.

Kata “nuthfah” berarti air yang sedikit, yang dipancarkan ke rahim wanita lalu menyebabkannya hamil.

Yang dimaksud dengan menentukannya ialah menentukan fase-fase kejadiannya, umurnya, rezkinya, dan nasibnya.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: ‘Ketika nuthfah telah berusia empat puluh dua malam, maka Allah akan mengutus satu malaikat mendatangi nuthfah tersebut. Kemudian Allah akan membentuk tubuhnya, menciptakan pendengarannya, penglihatannya, kulitnya, dagingnya, dan juga tulangnya. Setelah itu, malaikat tersebut akan bertanya, ‘Ya Tuhan, apakah janin yang berada dalam rahim ini laki-laki ataukah perempuan?’ Maka Allah, Tuhanmu, akan menentukan menurut kehendak-Nya. Kemudian malaikat pun mencatatnya. Setelah itu, malaikat tersebut akan bertanya lagi, “Ya Tuhan, bagaimana halnya dengan ajaljanin ini?” Lalu Allah akan menentukan ajalnya menurut kehendak-Nya. Maka, setelah itu, malaikat pun akan mencatatnya. Kemudian malaikat tersebut akan bertanya lagi, “Ya Tuhan, bagaimanakah halnya dengan rezekinya? ” Lalu Allah, Tuhanmu, akan menentukan rezekinya menurut kehendak-Nya. Setelah itu, malaikat pun akan mencatatnya. Kemudian malaikat tersebut keluar dengan membawa selembar catatan yang berada di tangannya — tanpa menambah ataupun mengurangi apa yang telah diperintahkan Allah untuk mencatatnya. (HR. Muslim, Shahih Muslim No.1858)

 

ثُمَّ السَّبِيلَ يَسَّرَهُ

20.  Kemudian dia memudahkan jalannya.

Memudahkan jalan maksudnya memudahkan kelahirannya, memudahkan jalan keluar dari dalam perut ibu ke alam dunia, memudahkan dalam menyusu dari ibunya, memudahkan pintu-pintu rejeki, dan yang jauh lebih penting lagi adalah Allah mudahkan jalan hidayah dan kebahagiaan dengan mengutus pada Rasul, namun Allah pun akan memudahkan manusia-manusia yang kafir kepada jalan yang sesat.

ثُمَّ أَمَاتَهُ فَأَقْبَرَهُ

21.  Kemudian dia mematikannya dan memasukkannya ke dalam kubur,

Yakni Allah memisahkan ruh dari jasadnya, kemudian memasukkannya ke dalam tanah untuk menutupi jenazahnya, sebagai kemuliaan bagi manusia, sehingga tidak seperti bangkai hewan yang dibiarkan begitu saja.

 

ثُمَّ إِذَا شَاءَ أَنْشَرَهُ

22.  Kemudian bila dia menghendaki, dia membangkitkannya kembali.

Allah pasti akan membangkitkan kembali manusia, bukan hal yang sulit bagi Allah untuk melakukan hal tersebut, akan tetapi perintah Allah Ta’ala untuk itu belum turun. Oleh karena itu Allah Ta’ala berfirman:

كَلا لَمَّا يَقْضِ مَا أَمَرَهُ

23.  Sekali-kali jangan; manusia itu belum melaksanakan apa yang diperintahkan Allah kepadanya,

Yakni, belum waktunya manusia bangkit dari kuburnya, namun pasti akan dibangkitkan ketika waktu yang Allah janjikan tiba.

 

فَلْيَنْظُرِ الإنْسَانُ إِلَى طَعَامِهِ

24.  Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.

Yakni, hendaklah manusia memperhatikan dari manakah makanan itu berasal? Siapakah yang menciptakan dan mendatangkannya? Siapakah yang membuat tumbuhan mudah untuk dipanen?

 

أَنَّا صَبَبْنَا الْمَاءَ صَبًّا

25.  Sesungguhnya kami benar-benar Telah mencurahkan air (dari langit),

Yakni, air hujan yang diturunkan dari awan.

ثُمَّ شَقَقْنَا الأرْضَ شَقًّا

26.  Kemudian kami belah bumi dengan sebaik-baiknya,

Yakni, setelah hujan di atasnya, permukaan bumi/tanah terbelah karena menumbuhkan tanaman.

 

فَأَنْبَتْنَا فِيهَا حَبًّا

27.  Lalu kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu,

Yakni, diantara tanaman itu ada yang berjenis biji-bijian, seperti gandum, padi, dan lainnya.

 

وَعِنَبًا وَقَضْبًا

28.  Anggur dan sayur-sayuran,

Yakni, buah-buahan dan sayur-sayuran, baik untuk dikonsumsi manusia ataupun juga hewan.

 

وَزَيْتُونًا وَنَخْلا

29.  Zaitun dan kurma,

Yakni, diantaranya pula buah zaitun dan kurma yang memiliki banyak manfaat bagi manusia, baik untuk memperbaiki penampilan ataupun kesehatan.

 

وَزَيْتُونًا وَنَخْلا

30.  Kebun-kebun (yang) lebat,

Yakni,kebun-kebun yang banyak pepohonannya.

 

وَفَاكِهَةً وَأَبًّا

31.  Dan buah-buahan serta rumput-rumputan,

Yakni, buah-buahan yang yang biasa dimakan oleh manusia serta rumput-rumputan yang biasa digunakan untuk makanan ternak.

 

 

مَتَاعًا لَكُمْ وَلأنْعَامِكُمْ

32.  Untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.

Yakni Allah Ta’ala menumbuhkan dan menyediakan tanaman itu untuk kesenangan manusia agar manusia bersyukur dan bertambah keimanannya, adapun mereka yang tidak bersyukur dapat menyebabkan berkurangnya keimanan mereka, atau bahkan menjadikan mereka semakin kafir, wallahu a’lam. Serta dengan segala kenikmatan tersebut hewan-hewan ternak yang dimiliki manusia dapat bekerja dengan baik, yang itupun untuk kesenangan manusia itu sendiri

 

Maraji:

  • Al Qur’an dan terjemahannya
  • Tafsir ibnu Katsir jilid 8, Pustaka Imam Syafi’i
  • Tafsir Juz ‘Amma, Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin, Pustaka At-Tibyan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s