DOSA-DOSA BESAR (2)

3. SIHIR

Rabth-Bentuk-Sihir-dan-Gangguan-Jin-Pada-Pasangan-Suami-Istri

Alhamdulillah pada kesempatan ini admin diberikan kekuatan untuk membahas tentang sihir dan ruqyah cara Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, yang mana dalam kitab Al Kabaa-ir, Imam Adz Dzahabi memasukkan Sihir sebagai dosa terbesar setelah Syirik dan Membunuh

Allah berfirman:

“Akan tetapi setan-setan itulah yang kafir. Mereka mengajarkan sihir kepada manusia”. (Al-Baqarah: 102)

Dalam mengajarkan sihir kepada manusia setan tidak mempunyai maksud kecuali agar manusia menjadi musyrik. berkenaan dengan Harut dan Marut Allah berfirman, “Dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaiu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada scorangpun sebelum mengatakan. ‘Sesungguhnya kami hanva cobaan (bagimu). Sebab itu janganlah kamu kafir”. Maka mereka mempelajari dari keduanya apa yang dengan sihir itu mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mernpelajari sesuatu yang memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Dan sesungguhnya mereka telah tahu bahwa barang siapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat.” (Al Baqarah: 102)

Anda dapat menyaksikan betapa banyak orang yang tersesat, memasuki wilayah sihir dan menyangka bahwa hukum sihir itu haram saja. Mereka tidak menyangka bahwa hukum sebenarnya adalah kufur.

Hukuman bagi penyihir adalah dibunuh. Sebab sihir itu kufur kepada Allah atau rnendekatinya. Nabi, bersabda, “Jauhilah tujuh perkara yang niernbinasakan!” Lalu beliau menyebutkan diantaranya sihir. (HR.Bukhari)

Bajalah bin Abdah berkata, telah sampai kepada kami surat dari Umar setahun sebelum wafat yang isinya. ‘hendaknya kalian membunuh semua penyihir; laki-laki dan perempuan!”(riwayat Bukhari, Abu Dawud, Ahmad)

Secara marfu Abdullah bin Masud meriwayatkan, “Seungguhnya Ruqa (mantra-mantra), Tamaim, dan Tiwalah itu termasuk syirik.”(HR. Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, Al Hakim)

Tamaim/tamimah adalah sesuatu yang dikalungkan oleh orang-orang jahil pada leher mereka, leher anak-anak mereka, dan binatang peliharaan mereka. Mereka menyangka benda itu dapat menangkal jin. Ini termasuk amalan jahilivah. Siapapun yang meyakininya telah syirik.

Tiwalah adalah salah satu jenis sihir. Yaitu mengguna-gunai perempuan agar mencintai suaminya. Hal ini dikategorikan sihir karena orang-orang yang jahil akan menyangka bahwa hal itu dapat memberikan pengaruh yang berbeda dengan taqdir Allah.

Khaththabiy berkata, “Apabila ruqyah dilakukan dengan al-Qur’an atau dengan asmaul husna, hukurnnya mubah. Sebab Nabi pernah meruqyah Hasan dan Husain. Beliau bersabda,

أٌعِذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شِيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِِ عَيْنٍ لاَمَةٍ
“Aku mintakan perlindungan untuk kalian berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari setiap setan, hammah (reinkarnasi atau ruh seseorang yang sudah meninggal menitis pada hewan), dan ‘ain lammah (pandangan mata jahat)”(HR.Bukhari, Abu Dawud, Tirmizi, Nasai)

• Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan dalam berbagai haditsnya sebagai berikut :
“Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab ‘Shahih Muslim’, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : ‘Barangsiapa mendatangi ‘arraaf’ (tukang ramal)) kepadanya, tidak akan diterima shalatnya selama empat puluh hari.”

“Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:’Barangsiapa yang mendatangi kahin (dukun)) dan membenarkan apa yang ia katakan, sungguh ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Abu Daud).

“Dikeluarkan oleh empat Ahlus Sunan dan dishahihkan oleh Al-Hakim dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan lafazh: ‘Barangsiapa mendatangi tukang ramal atau dukun dan membenarkan apa yang ia katakan, sungguh ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.”

“Dari Imran bin Hushain radhiallahu anhu, ia berkata: ‘Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Bukan termasuk golongan kami yang melakukan atau meminta tathayyur (menentukan nasib sial berdasarkan tanda-tanda benda,burung dan lain-lain),yang meramal atau yang meminta diramalkan, yang menyihir atau meminta disihirkan dan barangsiapa mendatangi peramal dan membenarkan apa yang ia katakan, maka sesungguhnya ia telah kafir terhadap wahyu yang diturunkan kepada Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.”(HR. Al-Bazzaar,dengan sanad jayyid).

SHAHIH BUKHARI Kitab: Pengobatan Bab: Jampi Nabi Shollallahu ‘alaihi wa Salam
No. Hadist: 5301
Telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Abdul Warits dari Abdul Aziz dia berkata; “Aku dan Tsabit pernah mengunjungi Anas bin Malik, lalu Tsabit berkata; “Wahai Abu Hamzah, aku sedang menderita suatu penyakit.” Maka Anas berkata; “Maukah kamu aku ruqyah dengan ruqyah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam?” dia menjawab; “Tentu.” Anas berkata;
اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ, مُذْهِبَ الْبَاسِ, اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي, لَا شَافِيَ إِلَّا أَنْتَ, شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا
“ALLAHUMMA RABBAN NAASI MUDZHIBAL BA`SA ISYFII ANTA SYAAFI LAA SYAAFIYA ILLA ANTA SYIFAA`AN LAA YUGHAADIRU SAQAMA (Ya Allah Rabb manusia, dzat yang menghilangkan rasa sakit, sembuhkanlah sesungguhnya Engkau Maha Penyembuh, tidak ada yang dapat menyembuhkan melainkan Engkau, yaitu kesembuhan yang tidak menyisakan rasa sakit).”
No. Hadist: 5302
Telah menceritakan kepada kami ‘Amru bin Ali telah menceritakan kepada kami Yahya telah menceritakan kepada kami Sufyan telah menceritakan kepadaku Sulaiman dari Muslim dari Masruq dari ‘Aisyah radliallahu ‘anha bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam selalu meminta perlindungan terhadap sebagian keluarganya, beliau mengusap dengan tangan kanannya sambil berdo’a;
اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبْ الْبَاسَ اشْفِهِ وَأَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا
“ALLAHUMMA RABBAN NAASI ADZHIBIL BA`SA ISYFIHI ANTA SYAAFI LAA SYIFAA`A ILLA SYIFAA`UKA SYIFAA`AN LAA YUGHAADIRU SAQAMA (Ya Allah Rabb manusia, dzat yang menghilangkan rasa sakit, sembuhkanlah sesungguhnya Engkau Dzat yang Maha menyembuhkan, tidak ada kesembuhan melainkan dari kesembuhan-Mu, yaitu kesembuhan yang tidak menyisakan rasa sakit).” Sufyan berkata; Aku menceritakan hal ini kepada Manshur, maka dia menceritakan kepadaku dari Ibrahim dari Masruq dari Aisyah seperti hadits di atas.

No. Hadist: 5303
Telah menceritakan kepadaku Ahmad bin Abu Raja` telah menceritakan kepada kami An Nadlr dari Hisyam bin ‘Urwah dia berkata; telah mengabarkan kepadaku Ayahku dari ‘Aisyah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ketika meruqyah beliau berdo’a:

امْسَحْ الْبَاسَ رَبَّ النَّاسِ بِيَدِكَ الشِّفَاءُ لَا كَاشِفَ لَهُ إِلَّا أَنْتَ
“Hilangkanlah rasa sakit wahai Rabb manusia, di tangan-Mu lah segala kesembuhan, dan tidak ada yang dapat menyingkap penyakit tersebut melainkan Engkau.”
No. Hadist: 5304
Telah menceritakan kepada kami Ali bin Abdullah telah menceritakan kepada kami Sufyan dia berkata; telah menceritakan kepadaku Abdurrabbihi bin Sa’id dari ‘Amrah dari ‘Aisyah radliallahu ‘anha bahwa apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mendo’akan orang sakit, beliau membaca:
بِسْمِ اللَّهِ تُرْبَةُ أَرْضِنَا بِرِيقَةِ بَعْضِنَا يُشْفَى سَقِيمُنَا بِإِذْنِ رَبِّنَا
“BISMILLAHI TURBATU ARDLINA BI RIIQATI BA’DLINA YUSYFAA SAQIIMUNA BI IDZNI RABBINA (“Dengan nama Allah, Debu tanah kami dengan ludah sebagian kami semoga sembuh orang yang sakit dari kami dengan izin Rabb kami.”

 

Rujukan:
1. Al Kabaair (Dosa-dosa besar), Imam Adz Dzahabi
2. Risalah tentang “SIHIR & PERDUKUNAN” Oleh : Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
3. Ebook Shahih Bukhari

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s