KITA BENAR & ORANG LAIN SALAH???

Sering kali kita menyalahkan orang lain bukan karena kita sudah berilmu sehingga kita tau kebenaran dan orang lain yang tidak mengikuti apa yang kita amalkan maka mereka salah…

Akan tetapi sering kali kita menyalahkan orang lain justru karena kita yang kurang berilmu, sehingga kita kurang memahami perbedaan…

Seandainya ilmu yang kita ketahui bahwa untuk menghasilkan angka 4 adalah dengan 2+2 saja, maka kita akan menyalahkan orang yang mengatakan untuk menghasilkan 4 adalah dengan 1+3…

Intinya adalah bagaimana kita mendapatkan angka 4, maka bisa dengan 0+4 atau 1+3 atau 2+2 atau 3+1 atau 4+0…

Ilmu tidak dipelajari untuk membenarkan diri sendiri dan menyalahkan orang lain, akan tetapi pentingnya mempelajari ilmu supaya kita mampu memahami mana perbedaan yang kita boleh bertolerensi dan mana yang tidak…

Jangan sekali-kali kita menyalahkan orang lain sebelum memiliki bukti nyata yang kuat, berdasarkan rumus yang tepat…

Jangan sekali-kali menyalahkan orang lain hanya berdasarkan berita yang kita dengar dari orang lain saja, semua orang bisa salah, orang biasa bisa salah, pemerintah bisa salah, guru bisa salah, ustadz/ustadzah bisa salah, da’i bisa salah, kiyai bisa salah, orang saleh bisa salah, hanya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sajalah yang terlepas dari kesalahan, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah orang-orang yang bertaubat…

Berilah nasehat dengan cara yang santun, dengan kata-kata yang bijak, bukan dengan kebencian dan hinaan…

Ingatlah perkataan Tuhanku dan Tuhanmu: “Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Karena pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya” (QS Al Isra: 36)

Jika kita hendak mengucapkan atau melakukan sesuatu perhatikan dahulu keadaannya dan pikirkan dahulu akibatnya. Oleh karena itu, sepatutnya seorang hamba yang mengetahui bahwa ucapan dan perbuatannya akan diminta pertanggungjawaban menyiapkan jawaban untuknya. Hal itu tentunya dengan menggunakan anggota badannya untuk beribadah kepada Allah, mengikhlaskan ibadah kepada-Nya dan menjaga dirinya dari melakukan perbuatan yang dibenci Allah Subhaanahu wa Ta’aala…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s