PERTANYAAN 2: SEORANG REMAJA MENGATAKAN AL QUR’AN SALAH (DALAM MASA PENCIPTAAN LANGIT DAN BUMI)

Tanya Jawab dengan Dr. Zakir Naik

Pertanyaan:

7 (Al A’raaf): 54 (Allah) berfirman bahwa Allah menciptakan bumi dan langit dalam 6 hari kemudian QS. 41 (Fushilat) : 9-12 dengan jelas mengatakan Allah menciptakan langit dan bumi dalam 8 hari. Apa jawabanmu tentang hal ini?

Jawaban:

Pertanyaan saudara ini seperti misionaris Kristen terhadap Qur’an. Dan ada beberapa tempat dalam Qur’an Allah berfirman telah menciptakan langit dan bumi dalam 6 hari. Apa yang dikatakannya berasal dari QS. 41: 9-12, katanya Qur’an berfirman bumi dan langit diciptakan dalam 8 hari, tapi kata-kata itu (bahwa ‘bumi dan langit diciptakan dalam 8 hari’) tidak ada dalam Qur’an. Apa yang difirmankan Qur’an adalah Alah yang menciptakan langit dan bumi, dan orang-orang yang berselisih tantang ini adalah mereka yang berbuat syirik.

 

Dan ayatnya berlanjut bahwa Tuhan menciptakan bumi dalam 2 hari dan Tuhan menciptakan penunjang di bumi, gunung-gunung, dan yang lainnya dalam 4 hari. Dan QS. Fushilat [41]: 11, “tsumma”, kebanyakan terjemahan mengartikan “setelah”, padahal artinya lebih dari itu. Kemudian Allah menciptakan langit dalam 2 hari. Sekarang, normalnya seseorang membaca 2 ditambah 4 ditambah 2 sama dengan? 8. Tapi kata “delapan” tidak ada di sana. Tuhan menciptakan langit dalam 2 hari.

 

Jika dia paham Qur’an, dia dapat menjawab, jika seseorang sudah berprasangka buruk, maka dia akan salah paham. Dan Qur’an berfirman bahwa orang-orang yang mencoba menyesatkan orang lain dengan ayat ini adalah orang-orang yang menyekutukn Tuhan. Jadi Tuhan sudah tahu bahwa orang-orang akan menggunakan ayat ini untuk menyesatkan orang lain.

 

Jawaban atas pertanyaan itu… jawabannya adalah bahwa Tuhan menciptakan bumi dalam waktu 2 hari, lalu menciptakan penunjangnya, pohon, gunung dan segala macamnya dalam 4 hari. “Tsumma” dalam bahasa Arab juga berarti “secara bersamaan”. Ini tidak harus berarti “setelahnya” ini bisa berarti “setelahnya” atau “bersamaan”. Secara bersamaan (saat Allah menciptakan bumi dan penunjangnya) Tuhan menciptakan langit dalam 2 hari.

 

Misalnya, jika aku memberitahumu: Aku akan mendirikan sebuah gedung yang tingginya 30 lantai dalam 6 bulan, itulah pernyataanku. Detilnya aku memberitahu bahwa aku akan menciptakan basementnya, pondasi gedungnya dalam 2 bulan, dan strukturnya dalam 4 bulan, yaitu keseluruhan 30 lantainya. Bersamaan dengan itu, ketika aku membuat pondasinya, aku juga akan membuat pagar di sekitar gedung dalam waktu 2 bulan. Jadi pada dasarnya seiring aku menciptakan pondasinya, aku juga menciptakan pagar di sekitar gedungnya. Itu tidak berarti 2+4+2=8 bulan. Ini artinya seiring aku mendirikan pondasinya, bersamaan dengan itu aku juga membangun pagar gedungnya. Jadi sebenarnya gedungku akan dibangun dalam 6 bulan, bukan 8 bulan.

 

Jadi begitu juga Allah berfirman: “Ketika Dia menciptakan bumi, Dia juga menciptakan langit”. Jadi seiring menciptakan bumi dalam 2 hari, bersamaan dengan itu Allah juga menciptakan langit. Itulah mengapa Allah berfirman dalam Qur’an surat Al Anbiyyaa [21]: 30, “Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, Kemudian kami pisahkan antara keduanya…”

 

Jadi Qur’an berfirman bahwa Allah menciptakan langit dan bumi secara bersamaan, “kemudian Kami pisahkan antara keduanya”. Ini adalah proses terjadinya Big Bang. Di zaman sekarang teori Big Bang berkata bahwa seluruh jagad raya tadinya satu nebula utama, kemudian ada pemisahan yang menciptakan galaksi, bintang, planet, dan bumi di mana kita tinggal. Jadi berdasarkan Big Bang, ilmu pengetahuan bahkan sejalan dengan Qur’an, yaitu ketika langit diciptakan, bumi juga diciptakan dalam waktu bersamaan, jadi 2 hari pertama dan 2 hari terakhir terjadi secara bersamaan. Jadi tidak ada kontradiksi, melainkan kontra-distinction.

 

Kontra-distinction berarti memberitahu hal lain tentang sesuatu. Ini bukan kontradiksi, karena kontradiksi artinya dua hal yang saling bertentangan. Kontra-distinction berarti memberitahumu sifat yang lain. Misalnya (hari ini) aku berkata, “Kau sangat jujur”. Besoknya aku berkata, “Kau sangat baik”. Ini bukan kontradiksi, melainkan kontra-distinction, (bahwa) kau jujur dan juga baik. Tapi jika (besoknya) aku berkata, “Kau tidak jujur”, maka ada kontradiksi.

 

Jadi ayat Qur’an ini memberikan detil tentang bagaimana (penciptaan) ini dibagi. 2 hari di bumi dan juga langit, dan kemudian dalam 4 hari, hal-hal di bumi seperti gunung, pohon, dan sebagai macamnya.

 

Semoga itu menjawab pertanyaanmu.

 

 

 

NB:

  1. Fushilat [41]: 11
  • NèO #“uqtGó™$# ’n<Î) Ïä!$uK¡¡9$# }‘Édur ×b%s{ߊ tA$s)sù $olm; ÇÚö‘F|Ï9ur $u‹ÏKø$# %·æöqsÛ ÷rr& $\döx. !$tGs9$s% $oY÷s?r& tûüÏèͬ!$sÛ ÇÊÊÈ

Kemudian dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu dia Berkata kepadanya dan kepada bumi: “Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa”. keduanya menjawab: “Kami datang dengan suka hati”.

 

  1. Al Anbiyyaa [21]: 30

óOs9urr& ttƒ tûïÏ%©!$# (#ÿrãxÿx. ¨br& ÏNºuq»yJ¡¡9$# uÚö‘F{$#ur $tFtR%Ÿ2 $Z)ø?u‘ $yJßg»oYø)tFxÿsù ( $oYù=yèy_ur z`ÏB Ïä!$yJø9$# ¨@ä. >äóÓx« @cÓyr ( Ÿxsùr& tbqãZÏB÷sムÇÌÉÈ

Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, Kemudian kami pisahkan antara keduanya. dan dari air kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s