WAHAI SAUDARA SETIAP MUSLIM

“Korban-korban Lelaki Hidung Belang” hal. 30-32

 tenanglah-dan-jangan-gelisah-wahai-saudaraku.jpg

Jadilah kamu, wahai saudara setiap muslim, seperti yang diinginkan oleh Allah dan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam untukmu. Jadilah kamu wanita merdeka, mutiara yang terjaga. Amalmu dengan agama Islam mencakup seluruhnya; akidahny, ibadahnya, akhlaknya, dan hukumnya. Inilah kemuliaan, kebanggaan, dan kebahagiaanmu di dunia dan akhirat.

 

Islam melarang tabaruj (berhias) dan buka-bukaan. Islam melarang bersikap kebarat-baratan, kegenitan, kemanjaan dan kelembutan kepada laki-laki asing, baik dengan perkataan maupun perbuatan, demi menjaga dan melindungi wanita dari fitnah dan kerusakan.

Wahai puteri Islam, Islam menginginkanmu demi dirimu, sementara oara oenyeru kepada tabaruj dan buka-bukaan menginginkanmu demi diri mereka sendiri. Dalam semua hukumnya Islam menginginkan kebaikanmu. Islam mengajakmu agar engkau terjaga, suci dan mulia. Islam mengajakmu kepada hijab, menutup diri dan berperilaku sopan.

 

Wahai muslimah, berhati-hatilah terhadap siapapun dari seten manusia yang mengajakmu kepada buka-bukaan, tabaruj, tidak menutup diri, membuang hijab dan rasa malu. Secara umum, siapapun yang mengajakmu kepada perkara yang tidak dibolehkan secara syariat, maka katakanlah ucapan yang berhak dicatat oleh sejarah, katakana dengan terus terang dan penuh keberanian, “Tidak ada pendengaran, kemuliaan dan ketaatan lagi bagi siapapun yang menyeru kepada keburukan dan kerusakan”.

 

Telah menjadi rahasia umum bahwa di setiap Negara Islam terdapat orang-orang yang mengekor kepada zionisme dan berkhidmat kepada zionis yahudi, sadar atau tidak sadar. Orang-orang yang tertipu ini mengajak kepada tabaruj dan buka-bukaan, mengajak kepada panggung sandiwara dan dansa, film, khamr, musik, prostitusi dan seks bebas.

 

Para penyeru keburukan dan kerusakan mengajak kepada ikhtilath (campur baur) wanita dengan laki-laki asing, berbaur dengan mereka di kantor, toko, pabrik, bahkan musuh-musuh Islam dan maum muslimin menyerukan ikhtilath di kelas-kelas sekolah sebagaimana telah diketahui.

 

Inilah ujian sekaligus musibah besar

 

Wahai puterid Islam, wahai saudara setiap muslim! Kebersihan diri, kesucian diri, kesudian akhlak, menutup diri, hijab dan pakaian tertutup adalah hiasan termulia dan terindah bagi wanita muslimah.

 

Wahai muslimah, hijabmu adalah perlindungan yang kokoh. Baju perang yang kuatm benteng yang kokoh dan tempat yang aman, dalam kemuliaan dan kehormatan, kebaikan dan kebahagiaan. Peganglah itu baik-baik. Banggalah terhadapnya di setiap tempat. Muliakanlah dirimu, wahai puteri fitrah, dengan hijab dan menutup diri, karena itu merupakan ketaatan kepada Allah dan RasulNya. Allahlah pemberi taufik dan hidayah ke jalan yang lurus.

 

Renungkanlah kata-kata indah di bawah ini:

Sesungguhnya puteri-puteri Islam selalu terlihat berhijab

Mereka selalu berpegang teguh dengan agama dan kesucian yang diperintahkan

Mereka menolah semua sifat yang tidak diridhoi oleh para ibu

Mereka mengamalkan kebaikan dan mereka menjaga shalat

 

(“Ya Fatatal Islam Iqra’i Hatta La Tukhda’I”, Syaikh Shalih Al Bulaihi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s