CEGAHLAH IKHTILATH (CAMPUR BAUR LELAKI DAN PEREMPUAN)

“Korban-korban Lelaki Hidung Belang” hal. 39-43

Wahai puteri Islam! Wahai puteri fitrah! Aku menukilkan untukmu nasihat seorang wanita kafir dan kebenaran diterima dari orang yang mengucapkan. Pepatah mengatakan, “Kebenaran sejati adalah apa yang diakui oleh musuh”.

 

CEGAHLAH IKHTILATH! (CAMPUR BAUR) DAN BATASILAH KEBEBASAN WANITA!

Dengan judul itulah Koran Al Jumhuriyah di Kairo menurunkan artikel seorang wartawati Amerika yang bernama Helsyan Stancerry.

 

Wartawati ini telah member nasihat berguna bagi setiap muslim dan muslimah. Karena dia wanita kafir dan tidak mengenal Islam dan tidak mengenal kebaikan Islam, maka dia berkata, “Sesungguhnya batasan-batasan yang diletakkan oleh masyarakat Arab terhadap seorang gadis”. Semestinya dia berkata, “Sesungguhnya batasan-batasan yang diwajibkan oleh Islam”.

(Sesungguhnya) Masyarakat Arab maupun non-Arab tidak memiliki kewenangan apapun (dalam menentukan aturan bagi seorang muslim). Hukum halal dan haram hanya bersumber kepada Kitabullah dan Sunnah RasulNya Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

 

Wartawati Amerika ini setelah tinggal di Mesir selama satu bulan dia menulis, “Sesungguhnya masyarakat Arab adalah masyarakat yang sempurna dan bersih. Sudah sepantasnya bagi masyarakat ini untuk memegang adat kebiasaannya yang membatasi pemuda dan pemudi dalam batasan yang masuk akal. Masyarakat ini tidak sama dengan masyarakat Amerika dan Eropa”.

 

Kalian mempunyai tradisi turun-temurun yang membatasi wanita dan mengharuskan  menghormati ayah dan ibu. Tapi yang lebih ditekankan lagi menolak hidup bebas ala Barat dimana pada hari ini menjadi sesuatu yang menakutkan masyarakan dan keluarga di Eropa dan Amerika.

 

Batasan-batasan yang diletakkan oleh masyarakat Arab terhadap seorang gadis sangatlah baik dan bermanfaat. Oleh karena itu, saya menyarankan kalian agar memegang tradisi dan akhlak kalian. Cegahlah ikhtilath, batasilah kebebasan wanita, bahkan kembalilah ke masa hijab. Karena semua itu lebih baik bagi kalian daripada kehidupan serba bebas, tanpa ikatan dan penuh kegilaan Eropa dan Amerika.

 

Cegahlah ikhtilath, karena kami telah banyak dipusingkan olehnya (ikhtilath tersebut) di Amerika. Masyarakan Amerika telah menjadi masyarakat yang sarat problematika, penuh dengan berbagai bentuk pola hidup permisif dan serba bebas. Korban ikhtilath dan kebebasan terlihat pada anak-anak di bawah usia 20 tahun. Mereka terlantar memenuhi penjara, trotoar, bar, dan rumah-rumah bordil. Kebebasan yang kita berikan kepada putera dan puteri kita telah mencetak mereka menjadi kelompol criminal, kelompok yang tak kenal agama, kelompok pecandu narkoba dan seks bebas.

 

Sesungguhnya ikhtilath, kebebasan dan kehidupan serba bebas di dalam masyarakat Eropa dan Amerika telah menghancurkan keluarga, memporakporandakan nilai-nilai luhur dan akhlak. Seorang gadis yang berumur di bawah 20 tahun dalam sebuah masyarakat modern telah bergaul bebas dengan pemuda, dansa, minum khamr, dan mengkonsumsi narkoba, dengan dalih (alas an) modernisasi, kebebasan dan kehidupan serba bebas.

 

Dia bermain dan bergaul dengan siapa saja yang diinginkannya dengan sepengetahuan keluarganya. Bahkan dia berani menentang kedua orang tuanya, guru-gurunya dan orang-orang yang mengawasinya. Dia menantang mereka dengan dalih kebebasan, ikhtilath. Dia menantang mereka dengan alas an prinsip hidup serba bebas dan pemisif (bersifat terbuka). Menikah dalam beberapa detik, beberapa jam kemudian, kemudian cerai. Dia hanya dibebani membayar beberapa lembar yang dan menikmati sebagai pengantin hanya semalam.

 

Saya berkata, “Inilah pendapat penulis wanita Amerika dan keutamaan adalah apa yang diakui oleh musuh. Maha Benar Allah yang berfirman, “Dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah dahulu” (QS. Al Ahzab: 33)

 

Redakturnya berkata, “Inilah kemajuan yang didengungkan. Kemajuan palsu dan kemajuan semu. Semuanya adalah keburukan, fitnah, cobaan, ujian, kenistaan, kerugian, permisif, kerusakan, pengingkaran dan kekufuran. Inilah kemajuan Eropa dan Amerika. Inilah kemajuan kekufuran dan orang-orang kafir”.

 

Apa yang ditulis secara terang-terangan oleh penulis wanita ini, Helsyan, adalah sedikit dari sekian banyak yang ada. Kebenaran nyata adalah yang diakui oleh musuh. Orang yang berbahagia adalah orang yang (mampu) mengambil pelajaran dari (pengalaman) orang lain. Dan hanya Allah-lah Pemberi Taufik dan Hidayah kepada jalan yang lurus.

 

(Ya Fatahal Islam Iqra’I Hatta La Tukhda’i)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s