PERNIAGAAN ONLINE YANG TIDAK AKAN MERUGI

Image result for perniagaan dengan allah

(Tips meraih pahala yang mengalir bahkan setelah kita meninggal)

 

Ini adalah tips meraih pahala terus menerus, bukan bermaksud membanggakan diri, tapi dalam rangka berbagi kebaikan…

 

BERDAKWAH DENGAN MEDIA ONLINE

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Demi Masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, dan mengerjakan amal saleh, dan nasehat menasehati supaya menaati kebenaran, dan nasehat menasehati supaya menetapi kebenaran.” (Al Ashr:1-3) (http://ghuroba.blogsome.com/2007/06/08/keutamaan-dakwah-ke-jalan-allah/)

 

“Sesungguhnyà Allah telah membeli dari orang-orang mü’min, diri dan harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah, lalu mereka dibunuh atau terbunuh. Itu yang menjadi janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil, dan Al Qur-an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan, dan itulah kemenangan yang besar”. (At Taubah: 111)

Jadi di sini kita bisa melihat:

🌹Allah mengajak orang beriman, karena meskipun Muslim tapi kalau tidak beriman belum tentu ia mau menyerahkan segalanya hanya untukNya.

 

🌹Yang Allah minta adalah:

Beriman kepada Allah dan rasulNya

Berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa

 

🌹Yang Allah tawarkan sebagai “bayaran” adalah:

Ampunan dari dosa-dosa

Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.

Tempat tinggal yang baik dalam Surga Adn.

Keselamatan dari azab yang pedih

 

Tanpa mengecilkan orang-orang yang berdakwah langsung, untuk pengalaman diri saya secara pribadi, ketika berdakwah secara langsung satu kali pertemuan yang hadir 4-20an orang, akan tetapi dakwah online melalui blog saya setiap hari dikunjungi dan dibaca oleh ratusan orang, maka saya bersyukur kepada Allah, berkat orang-orang yang menghalangi dakwah saya secara langsung kini saya bisa fokus aktif lagi berdakwah melalui blog kepada ratusan orang setiap hari dari dalam dan luar negeri melalui artikel2 ataupun menjawab pertanyaan yang mampu saya jawab…

 

Saya ambil contoh pada tanggal 15 Mei 2018 blog saya dikunjungi oleh 410 orang sedangkan artikelnya dibaca sebanyak 584 kali, bahkan setiap harinya dikunjungi lebih dari 200 orang, walaupun belum banyak tapi alhamdulillah blog saya sudah dikunjungi 419.433 oleh saudara2 kita dari 99 negara.

 

Ini adalah perniagaan yang tidak akan merugi…

 

 

Siapa yang tidak tergiur dengan keutamaan dakwah berikut ini?

  1. MEMPEROLEH PAHALA ORANG LAIN (http://www.alsofwah.or.id/index.php?pilih=lihatdoa&id=356)

Dalam Shahih Muslim, Kitab al-Ilm, Bab Man Sanna Sunnatan Hasanatan au Sayyiatan, 4/2060, no. 2674. dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Barangsiapa yang mengajak kepada suatu petunjuk, maka dia memperoleh pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi sedikit pun dari pahala-pahala mereka. Dan barangsiapa yang mengajak kepada kesesatan maka dia memperoleh dosa semisal dosa orang yang mengikutinya tanpa mengurangi sedikit pun dari dosa-dosa mereka.”

 

Sedangkan dalam Shahih Muslim Kitab al-Imarah, Bab Fadhlu Ianah al-Ghazi, 3/1506, no. 1893. juga, dari Abu Mas’ud al-Anshari al-Badri radiyallahu ‘anhu, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

‘Barangsiapa yang menunjukkan kepada suatu kebaikan, maka dia memperoleh pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya’.”

 

  1. LEBIH BAIK DARI MEMILIKI HARTA DUNIA YANG PALING BERHARGA

Dalam Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim, Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Kitab al-Maghazi, Bab Ghazwah Khaibar, 7/476, no. 4210; Muslim, Kitab ash-Shahabah Bab Fadha`il Ali ibn Abi Thalib, 4/1872, no. 2406. dari Sahal bin Sa’ad , bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam berkata kepada Ali radiyallahu ‘anhu,

“Demi Allah, sungguh Allah memberi petunjuk terhadap seorang laki-laki melalui dirimu adalah lebih baik bagimu daripada kamu memperoleh unta merah.

 

” حُمْرُ النَّعَمِ bermakna unta yang berwarna kemerahan dan itu dulu merupakan harta yang paling berharga bagi bangsa Arab.

 

  1. CIRI DAN KARAKTER SEORANG AHLUSSUNNAH BERDAKWAH KE JALAN ALLAH TA’ALA DI ATAS BASHIRAH. (http://ghuroba.blogsome.com/2007/06/08/keutamaan-dakwah-ke-jalan-allah/)

Allah Ta’ala berfirman dalam kitab-Nya yang mulia (yang artinya),“Katakanlah, “Inilah jalanku (agamaku). Aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata. Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik”.” (Yusuf:108)

 

  1. BENTENG YANG KOKOH BAGI UMMAT DAN MASYARAKAT DARI MUSIBAH DAN BENCANA. (http://ghuroba.blogsome.com/2007/06/08/keutamaan-dakwah-ke-jalan-allah/)

Allah Ta’ala berfirman dalam kitab-Nya yang mulia (yang artinya), “Maka mengapa tidak ada dari ummat-ummat yang sebelum kamu orang-orang yang mempunyaikeutamaan yang melarang daripada (mengerjakan) kerusakan di muka bumi, kecuali sebahagian kecil di antara orang-orang yang telah kami selamatkan di antara mereka, dan orang-orang yang zalim hanya mementingkan kenikmatan yang mewah yang ada pada mereka, dan mereka adalah orang-orang yang berdosa. Dan Rabbmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri zalim, sedangkan penduduknya orang-orang yang melakukan perbaikan” (Hud: 116-117)

 

  1. ALLAH TA’ALA MEMUJI PARA DA’I YANG MENYERU KEPADA KEBAIKAN (http://muslim.or.id/manhaj/keutamaan-dakwah-ilallah.html)

Allah Ta’ala berfirman, “Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal shalih, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushilat : 33)

 

  1. MEREKA ADALAH GOLONGAN YANG MEMPEROLEH KEMENANGAN DAN KEBERUNTUNGAN DI HARI KETIKA MANUSIA BERKUMPUL DALAM KEADAAN ADA YANG BAHAGIA DAN ADA YANG SEDIH. (http://muslim.or.id/manhaj/keutamaan-dakwah-ilallah.html)

Allah Ta’ala berfirman, “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al Ashr :1-3).

 

  1. PAHALA DAKWAH ILALLAH AKAN MEMBERI MANFAAT YANG TERUS MENERUS, SELAMA ALLAH BERKEHENDAK, DAN TIDAK TERPUTUS DENGAN KEMATIAN (http://muslim.or.id/manhaj/keutamaan-dakwah-ilallah.html)

Dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah, “Jika manusia mati terputuslah darinya amalnya kecuali tiga hal : shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya” (HR. Muslim). Maka ilmu yang disebarkan oleh seorang da’i dalam rangka menyeru kepada Allah, baik melalui majelis ta’lim, atau ketika bergaul dengan manusia, pahalanya akan senantiasa mengalir dan memberikan manfaat hingga hari kiamat kelak.

 

  1. ALLAH TA’ALA MENJADIKAN SELURUH MAKHLUK DI LANGIT DAN BUMI, SEMUANYA MEMOHONKAN AMPUN BAGI PARA DA’I ILALLAH, SAMPAI IKAN-IKAN DI LAUTAN SEKALIPUN. (http://muslim.or.id/manhaj/keutamaan-dakwah-ilallah.html)

Inilah ganjaran atas amalan mereka menyebarkan ilmu yang merupakan warisan para Nabi, sesuai dengan hadits Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya orang yang berilmu akan dimintakan ampun oleh penduduk langit dan bumi, hingga ikan-ikan di lautan turut memohonkan ampun bagi mereka”

 

  1. ALLAH TA’ALA MENETAPKAN PAHALA BAGI PARA DA’I ILALLAH, PAHALA YANG BESARNYA SEMISAL DENGAN MEREKA YANG MENELADANI PARA DA’I TERSEBUT DALAM KEBAIKAN, TANPA MENGURANGI PAHALA ORANG YANG MELAKUKANNYA. (http://muslim.or.id/manhaj/keutamaan-dakwah-ilallah.html)

Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang memelopori suatu kebaikan (yang telah ada contohnya dari Nabi -pent) dalam Islam, baginya pahala semisal dengan orang yang melakukannya, tanpa mengurangi sedikitpun pahala yang diperoleh orang yang melakukan tersebut”. Dalam hadits lainnya, beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan baginya pahala yang semisal dengan orang yang melakukan kebaikan tersebut”.

 

“Ya Allah, aku memohon perlindungan kepada-Mu dari perbuatan menyekutukan-Mu sementara aku mengetahuinya, dan akupun memohon ampun terhadap perbuatan syirik yang tidak aku ketahui.” (Hadits Shahih riwayat Ahmad) (http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/inginkah-anda-menjadi-orang-yang-ikhlas.html)

 

 

https://abumuhammadblog.wordpress.com/2013/01/14/berdakwah-dengan-blog/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s